
BENGKULU – Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Ahmad Muttaqin, menegaskan pentingnya percepatan transformasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bengkulu agar menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri penandatanganan kontrak kinerja Rektor UM Bengkulu periode 2026–2030 di Gedung Hasan Din, Selasa (7/7/2026).
Dalam arahannya, Prof. Ahmad mengusung tema kepemimpinan periode kedua, "Akselerasi Keunggulan dan Kemajuan Menuju UM Bengkulu Berkelanjutan, Berdaya Saing, dan Berdampak." Ia menekankan bahwa kepemimpinan pada periode kedua bukan sekadar bentuk kepercayaan, tetapi amanah besar untuk membawa UM Bengkulu melangkah lebih cepat menghadapi tantangan pendidikan tinggi.
"Memimpin periode kedua bukanlah hadiah, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa UM Bengkulu melangkah lebih cepat," ujar Prof. Ahmad.
Ia menilai keberhasilan yang diraih pada periode pertama harus menjadi fondasi kuat untuk mempercepat kemajuan kampus. Menurutnya, UM Bengkulu perlu terus memperkuat reputasi di tingkat nasional maupun internasional melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra.
Prof. Ahmad juga mengingatkan seluruh sivitas akademika agar menjadikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai identitas utama universitas. Menurutnya, AIK tidak boleh hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi harus menjadi ruh dalam seluruh aktivitas akademik, pelayanan, dan tata kelola kampus.
Selain itu, ia mendorong UM Bengkulu memperluas internasionalisasi kampus secara nyata. Ia menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tetapi harus diwujudkan melalui kolaborasi riset, pertukaran mahasiswa, serta inovasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Prof. Ahmad, UM Bengkulu memiliki posisi strategis sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di kawasan pesisir barat Sumatera. Karena itu, kampus harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, serta semangat dakwah yang menjadi ciri khas Muhammadiyah.
"Mari jalankan periode kedua ini dengan etos kerja yang berkemajuan, transparan, dan kolaboratif," tutup Prof. Ahmad. (Tim Pers Kampus UMB).




