
BENGKULU – Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) memperingati Milad ke-35 dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh civitas akademika di Sportatorium UMB, Senin (15/6/2026). Mengusung tema “Mencerahkan Generasi, Memajukan Peradaban”, perayaan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen UMB dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring internasional, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Rektor Susiyanto menegaskan bahwa pada usia ke-35 tahun, UMB telah menunjukkan berbagai capaian penting, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, peningkatan mutu pendidikan, hingga pembangunan sarana dan prasarana yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Menurutnya, UMB terus bergerak menuju universitas berkelas internasional yang tidak hanya menarik mahasiswa dari berbagai negara, tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan Bengkulu, Muhammadiyah, dan Indonesia.
Ia menjelaskan, tema Milad tahun ini sejalan dengan tantangan yang dihadapi dunia pendidikan tinggi saat ini. Karena itu, UMB terus memperkuat kualitas pembelajaran agar mampu melahirkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja dan memiliki daya saing global. Alumni UMB diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa nama baik almamater serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dan perkembangan era digital, UMB juga memperkuat kompetensi mahasiswa melalui berbagai program sertifikasi dan uji kompetensi. Dengan demikian, lulusan tidak hanya dibekali ijazah dan transkrip nilai, tetapi juga sertifikat kompetensi yang menjadi bukti kesiapan mereka memasuki dunia kerja.
Lebih lanjut, Susiyanto mengungkapkan visi besar UMB dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, yakni menjadi universitas internasional yang tidak hanya memiliki mahasiswa mancanegara, tetapi juga menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diakui serta dipublikasikan secara global. Kehadiran mahasiswa internasional di lingkungan kampus, menurutnya, menjadi bukti bahwa keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan dan memperkaya proses pembelajaran lintas budaya.
Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-35 UMB menjelaskan bahwa perayaan tahun ini diramaikan dengan berbagai kegiatan, seperti senam sehat bersama, lomba hiburan, pertandingan badminton dan tenis meja, serta lomba menghias nasi jambar sebagai upaya memperkenalkan kearifan lokal Bengkulu kepada masyarakat. Puncak perayaan akan digelar pada 20 Juni 2026 melalui rapat senat terbuka di Aula HD yang dilanjutkan dengan dialog interaktif menghadirkan tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi terhadap perkembangan UMB.
Rangkaian kegiatan Milad juga akan berlanjut dengan turnamen futsal antar-SMA pada Juli mendatang serta lomba menyanyi dan karaoke bagi mahasiswa yang memiliki bakat seni. Dari sisi pelaksanaan, kegiatan berlangsung lancar dan kondusif berkat pengaturan keamanan dan parkir yang tertata dengan baik.
Kepala UPT Kemahasiswaan UMB menilai peringatan Milad menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh elemen kampus. Semangat kekeluargaan yang terbangun melalui berbagai kegiatan diharapkan semakin memperkuat soliditas civitas akademika dalam mendukung kemajuan universitas.
Antusiasme mahasiswa turut mewarnai perayaan tersebut. Berbagai perlombaan dan kegiatan hiburan yang digelar berhasil menciptakan suasana meriah sekaligus mempererat hubungan antarwarga kampus.
Perayaan Milad ke-35 ini menjadi lebih dari sekadar peringatan hari jadi universitas. Momentum tersebut dimanfaatkan UMB untuk meneguhkan langkah menuju perguruan tinggi unggul yang berdaya saing nasional dan internasional, sejalan dengan komitmen untuk terus mencerahkan generasi dan memajukan peradaban.(Tim Pers Kampus UMB).




